Alami Haid Terlalu Lama? Ini Penyebabnya

Alami Haid Terlalu Lama? Ini Penyebabnya

Pada umumnya, menstruasi berlangsung selama 2 hingga 7 hari. Namun, sering kali menstruasi juga bisa lebih lama dari jangka waktu tersebut. Lantas, apakah haid terlalu lama itu normal? Apakah kamu perlu waspada jika waktu menstruasimu lebih lama dari orang lain? Di hari menstruasi ke berapa kamu harus memeriksakan diri ke dokter?

Semua jawaban atas pertanyaan tersebut akan kamu temukan dalam artikel ini. Yuk, baca sama-sama!

Durasi Menstruasi yang Normal

Sebelum mengenali apa penyebab haid terlalu lama, kamu harus tahu dulu berapa lama waktu menstruasi yang normal.

Ternyata, masa haid yang wajar adalah 2 hingga 7 hari. Durasi menstruasi ini diperoleh dari siklus menstruasi yang berlangsung setiap 21 hingga 35 hari.

Menstruasi yang melebihi 8 hari disebut sebagai haid terlalu lama. Jika haid yang kamu alami selalu di atas 8 hari, kamu perlu waspada dan periksa ke dokter. Sebab, bisa jadi haid yang terlalu lama itu merupakan gejala menorrhagia, ketidaknormalan rahim, ketidakstabilan hormon, hingga kanker.

Namun, durasi haid di atas 8 hari tidak selamanya merupakan gejala penyakit. Jika durasi haidmu biasanya 8 hari, kamu tidak perlu khawatir jika haid yang saat ini kamu alami juga berdurasi 8 hari. Tetapi, jika biasanya kamu menstruasi selama 5 hari dan kali ini 8 hari, barulah kamu patut waspada.

Penyebab Haid Terlalu Lama

Penyebab haid yang terlalu lama merupakan kombinasi dari masalah kesehatan, faktor usia, dan gaya hidup. Selengkapnya, inilah beberapa alasan yang menyebabkan masa menstruasi berlangsung lama.

1. Perubahan hormon

Sering kali, yang terjadi ketika haid terlalu lama adalah hal normal. Biasanya, durasi haid jadi tidak teratur karena perubahan hormon estrogen. Hal ini sering terjadi pada remaja yang baru saja mendapatkan haid dan wanita dewasa menjelang menopause.

2. Konsumsi obat-obatan tertentu

Salah satu penyebab menstruasi terlalu lama adalah konsumsi obat-obatan tertentu. Jika kamu mengonsumsi aspirin, obat pengencer darah atau obat anti inflamasi, ada kemungkinan durasi menstruasimu akan semakin panjang.

3. Kehamilan

Saat hamil, kamu memang tidak akan mengalami menstruasi. Namun, beberapa kasus kehamilan dapat menyebabkan pendarahan terus menerus. Misalnya karena keguguran atau mengalami kehamilan ektopik.

4. Obesitas

Ternyata, obesitas juga memengaruhi durasi haid. Hal ini disebabkan karena jaringan lemak pada perempuan obesitas dapat menghasilkan lebih banyak hormon estrogen. Akibatnya, durasi haid bisa jadi lebih lama dari biasanya.

5. IUD

IUD adalah alat pencegah kehamilan berbentuk spiral yang dipasang dalam rahim. Banyak wanita yang menggunakan IUD dari tembaga mengalami masa haid yang lebih lama.

6. Menderita penyakit

Jangan salah, menstruasi yang terlalu lama juga bisa terjadi karena menderita penyakit. Beberapa penyakit yang dapat menyebabkan haid terlalu lama misalnya endometriosis, fibroid rahim, polip rahim, adenomyosis, penyakit tiroid, PCOS, dan kanker.

Cara Mengatasi Haid Terlalu Lama

Jika haid yang kamu alami terlalu lama, kamu bisa saja merasa terganggu. Maka, kamu jadi ingin tahu cara mengatasinya.

Tenang, inilah cara mengatasi haid terlalu lama yang biasanya dokter anjurkan:

  1. Menggunakan pengontrol kehamilan

Berbeda dengan IUD tembaga, beberapa pengontrol kehamilan justru bisa mengembalikan haid ke durasi yang normal. Bahkan, sering kali pengontrol kehamilan dapat memperpendek masa haid.

Kondisi ini berlaku pada alat pencegah kehamilan yang bisa memengaruhi hormon. Misalnya pil KB, suntik KB, dan vaginal ring.

  1. Operasi

Terkadang, kamu mungkin harus melakukan operasi untuk mengatasi menstruasi yang terlalu lama. Apalagi jika hal yang kamu alami merupakan penyebab dari suatu penyakit.

Misalnya jika kamu mengalami fibroid rahim, operasi seperti ablasi endometrium, laparoskopi, miomektomi, dan histerektomi mungkin akan diperlukan.

  1. Mengonsumsi obat

Selain operasi, mengonsumsi obat juga akan dianjurkan oleh dokter jika kamu mengalami penyakit yang menyebabkan haid lama. Sebagai contoh, dokter akan memberimu progestin jika kamu menderita hiperplasia endometrium. 

Itulah beberapa penyebab haid terlalu lama dan cara mengatasinya. Selalu ingat untuk tidak panik duluan, karena bisa jadi durasi haid yang kamu alami normal. Adapun jika kamu merasakan keanehan dalam masa menstruasimu, segera ke dokter untuk memperoleh diagnosis yang tepat dan pengobatan.

Leave a Reply